<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Surat Sayang Dari Allah SWT</title>
	<atom:link href="http://dianmareta.blog.friendster.com/2006/12/surat-sayang-dari-allah-swt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dianmareta.blog.friendster.com/2006/12/surat-sayang-dari-allah-swt/</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 01:08:06 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: Abu Hazim</title>
		<link>http://dianmareta.blog.friendster.com/2006/12/surat-sayang-dari-allah-swt/#comment-37</link>
		<dc:creator>Abu Hazim</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 00:42:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianmareta.blog.friendster.com/2006/12/surat-sayang-dari-allah-swt/#comment-37</guid>
		<description>"Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?"

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Izin memberikan masukan

Allah Ta'ala berfirman
yg artinya:

"Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempuyai anak." Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?"
[QS Yunus, 10:68]

Allah mengingatkan bahwa
ketika orang Yahudi dan Nasrani
berkata bahwa "Allah mempunyai anak"

Maka sesungguhnya mereka telah berdusta atas nama Allah.
Mereka mengatakan Allah telah begini dan begitu
(menurut persangkaan dan tebak-tebakan mereka)
padahal Allah tidak demikian.

Maka hendaknya kita
sebagai kaum Muslimin
tidak juga mengikuti langkah-langkah Yahudi dan Nasrani
antara lain dengan mengatakan
Allah telah begini dan begitu
berdasarkan khayalan, tebakan dan persangkaan

Walaupun penulis awal artikel "Surat Sayang dari Allah SWT"
mungkin mempunyai niatan yg sangat baik
namun niat yg baik
harus juga dijalankan dengan cara yg baik

(Tidak boleh orang melakukan perampokan dan pencurian
dengan niatan baik, "menafkahi anak dan istri")

Maka demikian pula
niatan yg baik untuk menasihati kaum muslimin agar ingat kepada shalat
hendaknya juga dgn cara2 yg baik
antara lain dengan menyampaikan ayat Al Qur'an dan hadits2 shahih
atau artikel para Ulama

Dan lebih baik dihindari cara2
yg (ternyata) menipu
antara lain:
1. "Surat Sayang dari Allah". Dimana suratnya? Di Zabur? Taurat? Injil? Shuhuf Musa? Shuhuf Ibrahim? Al Qur'an? Surat dan ayat yg mana?
2. Menulis bahwa Allah berkata demikian, padahal kita tidak tahu apakah benar Dia telah berkata demikian
3. Menulis bahwa Allah berpikir demikian, padahal kita tidak mempunyai bukti bahwa Dia memang berpikir demikian
dll

Bolehkah kita berkata:
"Pak RT menghimbau 
agar penduduk RT sekitar sini
diharapkan agar mengumpulkan 10.000 rupiah per kepala
yg semuanya akan disedekahkan kepada fakir miskin di RT sebelah."

Padahal Pak RT sama sekali tidak pernah berkata demikian.

Kalaulah berdusta atas nama Pak RT saja tidak boleh,
apalagi berdusta atas nama Allah.

Sekali lagi
mari kita renungkan lagi Firman Allah yg artinya:
"Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?"
[QS Yunus, 10:68]

Wallahu'alam
Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?&#8221;</p>
<p>Assalamu&#8217;alaykum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Izin memberikan masukan</p>
<p>Allah Ta&#8217;ala berfirman<br />
yg artinya:</p>
<p>&#8220;Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: &#8220;Allah mempuyai anak.&#8221; Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?&#8221;<br />
[QS Yunus, 10:68]</p>
<p>Allah mengingatkan bahwa<br />
ketika orang Yahudi dan Nasrani<br />
berkata bahwa &#8220;Allah mempunyai anak&#8221;</p>
<p>Maka sesungguhnya mereka telah berdusta atas nama Allah.<br />
Mereka mengatakan Allah telah begini dan begitu<br />
(menurut persangkaan dan tebak-tebakan mereka)<br />
padahal Allah tidak demikian.</p>
<p>Maka hendaknya kita<br />
sebagai kaum Muslimin<br />
tidak juga mengikuti langkah-langkah Yahudi dan Nasrani<br />
antara lain dengan mengatakan<br />
Allah telah begini dan begitu<br />
berdasarkan khayalan, tebakan dan persangkaan</p>
<p>Walaupun penulis awal artikel &#8220;Surat Sayang dari Allah SWT&#8221;<br />
mungkin mempunyai niatan yg sangat baik<br />
namun niat yg baik<br />
harus juga dijalankan dengan cara yg baik</p>
<p>(Tidak boleh orang melakukan perampokan dan pencurian<br />
dengan niatan baik, &#8220;menafkahi anak dan istri&#8221;)</p>
<p>Maka demikian pula<br />
niatan yg baik untuk menasihati kaum muslimin agar ingat kepada shalat<br />
hendaknya juga dgn cara2 yg baik<br />
antara lain dengan menyampaikan ayat Al Qur&#8217;an dan hadits2 shahih<br />
atau artikel para Ulama</p>
<p>Dan lebih baik dihindari cara2<br />
yg (ternyata) menipu<br />
antara lain:<br />
1. &#8220;Surat Sayang dari Allah&#8221;. Dimana suratnya? Di Zabur? Taurat? Injil? Shuhuf Musa? Shuhuf Ibrahim? Al Qur&#8217;an? Surat dan ayat yg mana?<br />
2. Menulis bahwa Allah berkata demikian, padahal kita tidak tahu apakah benar Dia telah berkata demikian<br />
3. Menulis bahwa Allah berpikir demikian, padahal kita tidak mempunyai bukti bahwa Dia memang berpikir demikian<br />
dll</p>
<p>Bolehkah kita berkata:<br />
&#8220;Pak RT menghimbau<br />
agar penduduk RT sekitar sini<br />
diharapkan agar mengumpulkan 10.000 rupiah per kepala<br />
yg semuanya akan disedekahkan kepada fakir miskin di RT sebelah.&#8221;</p>
<p>Padahal Pak RT sama sekali tidak pernah berkata demikian.</p>
<p>Kalaulah berdusta atas nama Pak RT saja tidak boleh,<br />
apalagi berdusta atas nama Allah.</p>
<p>Sekali lagi<br />
mari kita renungkan lagi Firman Allah yg artinya:<br />
&#8220;Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?&#8221;<br />
[QS Yunus, 10:68]</p>
<p>Wallahu&#8217;alam<br />
Wassalamu&#8217;alaykum warahmatullahi wabarakatuh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arif Budiman</title>
		<link>http://dianmareta.blog.friendster.com/2006/12/surat-sayang-dari-allah-swt/#comment-34</link>
		<dc:creator>Arif Budiman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 15:19:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianmareta.blog.friendster.com/2006/12/surat-sayang-dari-allah-swt/#comment-34</guid>
		<description>Sumpah bagus banget kata-katanya 
Kalo ada lagi kirim by email aja ya?
Aku seneng banget kalo ada kata-kata yang bisa nyadarin aku, karena aku terlalu dibikin sibuk sendiri.

Thx ya? Semoga Allah SWT merahmati langkah baik kita semua dan Semoga Allah SWT selalu membimbing kita. Aamiin

By, 
Arief Nich</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sumpah bagus banget kata-katanya<br />
Kalo ada lagi kirim by email aja ya?<br />
Aku seneng banget kalo ada kata-kata yang bisa nyadarin aku, karena aku terlalu dibikin sibuk sendiri.</p>
<p>Thx ya? Semoga Allah SWT merahmati langkah baik kita semua dan Semoga Allah SWT selalu membimbing kita. Aamiin</p>
<p>By,<br />
Arief Nich</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
